Archives 2024

AYO CEGAH DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD)

PKM-NEWS.  Musim penghujan telah dimulai sejak beberapa pekan terakhir. Selain banjir, ada lagi yang harus kita waspadai selama musim penghujan, seperti Demam Berdarah Dengue atau biasa disingkat DBD.

Saat ini Indonesia masih merupakan wilayah endemis penyakit yang disebabkan oleh virus Dengue ini, dengan sebaran di seluruh wilayah tanah air. Penyakit DBD ditularkan kepada manusia melalui gigitan nyamuk Aedes Aegypti dan Aedes Albocpictus dan bisa menyerang siapa saja dari berbagai usia, yang dapat berujung fatal bila tidak tertangani dengan tepat.

Gejala DBD

Gejala umum yang muncul antara lain:

Demam tinggi mendadak
Sakit kepala
Ruam
Nyeri otot dan sendi
Mual dan muntah serta kelelahan
Pada kasus yang parah terjadi pendarahan hebat dan syok, yang membahayakan nyawa.
Pada umumnya penderita DBD juga akan mengalami fase demam selama 2-7 hari.

Fase Demam

Fase pertama (hari ke 1-3): Demam yang cukup tinggi hingga 40°C
Fase kedua (hari ke 4-5): Merupakan fase kritis, penderita akan mengalami turunnya demam hingga 37°C dan merasa dapat melakukan aktivitas kembali (merasa sembuh kembali) pada fase ini jika tidak mendapatkan pengobatan yang adekuat dapat terjadi keadaan fatal, akan terjadi penurunan trombosit secara drastis akibat pemecahan pembuluh darah (pendarahan).
Fase ketiga (hari ke 6-7): Penderita akan merasakan demam kembali, fase ini dinamakan fase pemulihan, di fase inilah trombosit akan perlahan naik kembali normal kembali.
Pasien harus segera ke dokter begitu merasakan gejala-gejala siklus awal DBD, agar dapat segera ditangani dengan cepat dan tepat.

Cara Mencegah Demam Berdarah

Mengingat obat untuk membunuh virus Dengue hingga saat ini belum ditemukan dan vaksin untuk mencegah DBD masih terus dikembangkan, maka cara terbaik yang dapat kita lakukan adalah melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dengan 3M Plus di lingkungan kita.

3M Plus:

Menguras dan membersihkan tempat penampungan air secara rutin.
Menutup rapat-rapat tempat penampungan air.
Mendaur ulang/memanfaatkan barang-barang yang dapat menampung air hujan.
Plus mencegah gigitan dan perkembangbiakan nyamuk:

Memelihara ikan pemakan jentik nyamuk
Menanam tanaman pengusir nyamuk
Tidur menggunakan kelambu
Memasang kawat kasa di lubang ventilasi
Menggunakan repellent/ lotion anti nyamuk
Tidak menggantung pakaian yang sudah dipakai
Memasang ovitrap/lavitrap/ mosquito trap
Larvasidasi di tempat yang sulit dikuras/ ditutup
Mari bersama kita lakukan langkah-langkah pencegahan tersebut untuk mencegah penularan DBD di sekitar kita.

Click to rate this post!
[Total: 0 Average: 0]

INTEGRASI PELAYANAN KESEHATAN PRIMER ILP PUSKESMAS NGABANG

HAI SAHABAT HEALTHIES. !
Dalam rangka meningkatkan derajat kesehatan di wilayah kerjanya, Puskesmas Ngabang melakukan Transformasi Kesehatan dengan melakukan Penyelenggaraan Integrasi Pelayanan Kesehatan Primer (ILP).
ILP merupakan upaya untuk menata dan mengoordinasikan berbagai pelayanan kesehatan primer dengan fokus pada pemenuhan kebutuhan pelayanan kesehatan berdasarkan siklus hidup bagi perseorangan, keluarga, dan masyarakat.
ILP bertujuan untuk melakukan Pendekatan Akses dan Pelayanan Kesehatan Yang Bersifat Promotif, Preventif, Kuratif, Rehabilitatif, dan/atau Paliatif Pada Setiap Fase Kehidupan Secara Komprehensif dan Berkualitas Bagi Masyarakat.
ILP menitikberatkan pada:
1. Penguatan promotif dan preventif melalui pendekatan pada setiap fase kehidupan dengan tetap menyelenggarakan kuratif, rehabilitatif dan paliatif;
2. Pendekatan pelayanan kesehatan melalui sistem jejaring pelayanan kesehatan primer mulai dari tingkat kecamatan, desa/kelurahan, dusun, rukun warga, rukun tetangga; dan
3. Penguatan Pemantauan Wilayah Setempat (PWS) melalui digitalisasi dan pemantauan dengan dashboard situasi kesehatan per desa/kelurahan, serta kunjungan keluarga/kunjungan rumah.
ILP dilaksanakan di Puskesmas Ngabang melalui Pembagian Layanan Kesehatan Berdasarkan Siklus Hidup bagi Perseorangan, Keluarga, & Masyarakat ke dalam Klaster-Klaster, yaitu:
1. Klaster 1 : Manajemen
2. Klaster 2 : Ibu dan Anak & Remaja
3. Klaster 3 : Usia Dewasa dan Lanjut Usia
4. Klaster 4 : Penanggulangan Penyakit Menular
5. Lintas Klaster
Yuk simak informasi kami pada postingan ini sampai slide terakhir untuk mengetahui Jenis Pelayanan Kesehatan yang Tersedia di Puskesmas Ngabang ya…!
Mari Kita Wujudkan Masuarakat Ngabang yang Sehat dengan Pelayanan Bermutu dan Pemberdayaan Masyarakat Terpadu
Salam sehat
#BARAGEKITAHEBAT

 

 

Click to rate this post!
[Total: 0 Average: 0]

KEGIATAN AKSI BERGIZI

Gerakan Nasional Aksi Bergizi merupakan kegiatan yang dilaksanakan untuk meningkatkan kesadaran siswa siswi dalam membiasakan konsumsi TTD (Tablet Tambah Darah), makan makanan dengan menu gizi seimbang dan aktivitas fisik.

Dalam kegiatan yang dilaksanakan secara nasional di sekolah sekolah tingkat SMP/MTS, SMA/MI, SMK, Pesantren sederajat tersebut mengusung pesan kunci, yaitu “Hidup Sehat Sejak Sekarang Untuk Remaja Kekinian“

KEGIATAN

Dalam pelaksanaannya, terdapat beberapa rangkaian kegiatan untuk memeriahkan acara “Gerakan Nasional Aksi Bergizi“, diantaranya adalah sebagai berikut:

  1. Senam Bersama
  2. makan Bersama
  3. Minum Tablet tambah Darah (TTD)
  4. Pemutaran Video Edukasi
  5. Penyebarluasan melalui Media Sosial
Click to rate this post!
[Total: 0 Average: 0]

PENCANANGAN PEKAN IMUNISASI NASIONAL PIN POLIO

PKM_NEWS. Kegiatan Pencanangan Pekan Imunisasi Nasional PIN Polio yang dilakukan secara serentak di aula dinask kesehatan Kabupaten Ladak yang di buka langsung oleh PJ Bupati Landak.

Pelaksanaan imunisasi akan dilakukan di Posyandu, PAUD, TK, dan SD di seluruh Kabupaten Landak. Tujuan utamanya memastikan bahwa setiap anak di bawah tujuh tahun menerima imunisasi polio yang diperlukan untuk memutus rantai penyebaran virus.

Pencanangan PIN Polio akan berlangsung dari 23 Juli – 17 Agustus 2024.

“Semoga dapat berjalan sesuai harapan dan Kabupaten Landak mampu mencapai target 95 persen dari total sasaran yang diberikan, yaitu sebanyak 59.212 jiwa,” ujar Gutmen.

Gutmen menekankan pentingnya upaya imunisasi yang masif dengan cakupan tinggi dan merata untuk memutus transmisi virus polio, baik tipe 1 maupun tipe 2.

“Perlu dilakukan intervensi penting dalam rangka memutuskan transmisi virus polio dan meningkatkan imunitas terhadap polio. Oleh karena itu, imunisasi nasional akan dilakukan di Kalimantan Barat, khususnya di Kabupaten Landak, dengan pemberian polio tetes sebanyak dua tetes pada anak dengan sasaran usia 0 bulan sampai dengan tujuh tahun 11 bulan 29 hari,” paparnya.

 

Click to rate this post!
[Total: 0 Average: 0]

Kunjungan Ketua TP PKK Kabupaten Landak Ke Posyandu di Wilayah Kerja Puskesmas Ngabang

PKM-NEWS. Kunjungan Ketua TP PKK Kabupaten Landak Ibu Wahyuning Muliani, S.Pd.MA, M.Th. yg di dampingi langsung oleh Kepala Puskesmas Ngabang Bpk. Ns. Albertus Sujatmiko, S.Tr. Kep, ke beberapa Posyandu untuk melihat langsung bagaimana pelaksanaan kegiatan Posyandu diwilayah kerja Puskesmas Ngabang. Dalam kunjungannya Ibu PJ Bupati berpesan kepada para masyarakat agar rutin ke Posyandu untuk mendapatkan pelayanan kesehatan untuk ibu hamil bayi dan balita dalam rangka pencegahan stunting di kabupaten landak.

#salamsehat
#baragekitahebat
#stopstunting

Click to rate this post!
[Total: 0 Average: 0]

GERAKAN INTERVENSI SERENTAK PENCEGAHAN STUNTING

PKM-NGB, News. Kegiatan pengawalan dan pemantauan pelaksanaan pengukuran dan intervensi serentak pencegahan stunting di kabupaten landak.

Pelaksanaan intervensi stunting yang dilaksanakan di posyandu cemara desa hilir kantor dihadiri oleh Setwapres, PJ Bupati Landak dan beberapa OPD  terkait di kabupaten dandak.

PJ Bupati Landak memberikan sambutan dan pesan bagaimana pelayanan di posyandu itu memenuhi baik itu alat maupun prosedur sehingga target untung menurunkan stunting sebagai program nasional.

PJ Bupati Dr Gutmen Nainggolan juga berpesan kepada seluruh OPD terkait untuk saling bahu membahu dalam menurunkan angka stunting di Kabupaten Landak.

Click to rate this post!
[Total: 0 Average: 0]

Kunjungan PJ Bupati Landak DR. Gutmen Nainggolan Tinjau Pelayanan, Sarana dan Prasarana Puskesmas Ngabang

PKM-NGB News. Kunjungan PJ Bupati Landak didampingi langsung Kepala Puskemas Ngabang, Pj. Bupati Landak Dr. Gutmen Nainggolan menyampaikan agar Puskesmas Ngabang memberikan pelayanan yang terbaik kepada Masyarakat.

“Kalau ada masyarakat yang ingin datang berobat usahakan dilayani dengan baik, jangan sampai mereka pulang tidak mendapat pelayanan,” ungkapnya.

Selain itu Pak Gutmen meminta agar informasi alur dan SOP pelayanan bisa disampaikan ke masyarakat secara jelas supaya tidak ada yang kebingungan ketika datang memerlukan pelayanan.

“Informasi alur dan SOP pelayanan harus jelas dan lengkap sehingga kalau masyarakat datang langsung tau harus kemana,” pesannya.

Terakhir dirinya meminta agar memberi kepastian waktu proses pelayanan sehingga masyarakat tau berapa lama waktu yang diperlukan untuk menunggu.

“Waktu proses layanan juga harus jelas, jadi masyarakat bisa tau berapa lama mereka harus menunggu, jangan sampai ada yang pulang karena menunggu terlalu lama,” tegasnya.

-Promosi Kesehatan Puskesmas Ngabang

Click to rate this post!
[Total: 0 Average: 0]

BIMTEK TIM PEMBINA CLAUSTER BINAAN (TPCB)

PKM-NGB-NEWS, Kegiatan Pembinaan Akreditasi Oleh Tim Pembina Clauster Binaan (TPCB). Pembinaan ini dimaksud untuk mendorong Puskesmas untuk memenuhi standar penyelenggaraan puskesmas sesuai dengan peratutan perundang-undangan, memfasilitasi puskesmas untuk melakukan perbaikan mutu pelayanan kesehatan secara berkesinambungan dan terwujudnya budaya mutu puskesmas.

 

Click to rate this post!
[Total: 0 Average: 0]

Tentang Kami

Alamat : Jl. Affandi Rani No. 83 RT 009 / RW 003 Dsn. Hilir Tengah II Ds. Hilir Tengah – Kecamatan Ngabang  79357

Layanan

Informasi