6.1.1.SK STANDAR PELAYANAN PKM NGB fiks
6.1.1.SK STANDAR PELAYANAN PKM NGB fiks

PKM.NEWS. – Puskesmas Ngabang Tengah baru saja melaksanakan tes kebugaran bagi calon jamaah haji, yang pelaksanaannya dilakukan di halaman Knator Kemenag Kabupaten Landak. Tes kebugaran tersebut dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui tingkat kebugaran dari calon jamaah haji. Tes kebugaran bagi calon jamaah haji sangat diperlukan karena ibadah haji merupakan salah satu ibadah fisik yang memerlukan waktu cukup lama dan bertempat di luar negeri yang memiliki kondisi lingkungan yang berbeda dengan negara Indonesia, sehingga memerlukan kondisi tubuh yang bugar. Untuk mendapatkan kondisi tubuh yang bugar perlu mempersiapkan latihan fisik jauh-jauh hari.
Ā Ā Ā Ā Tes kebugaran yang dilakukan menggunakan metode rockport atau jalan 6 menit. Tes kebugaran dengan metode rockport dilakukan dengan jalan cepat atau jogging secara konstan sejauh 1600 meter. Bagi calon jamaah haji yang mempunyai faktor resiko seperti riwayat kecelakaan, riwayat patah tulang, pengapuran tulang dan obesitas serta lansia dapat mengikuti pengukuran kebugaran dengan metode jalan 6 menit.
Ā Ā Ā Ā Ā Ā Ā Ā Ā Ā Ā Ā Ā Ā Ā Ā Ā Ā Ā Ā Ā Ā Ā Ā Ā Ā Ā Ā Ā Ā Ā Ā Ā Ā Ā Ā Ā Ā Ā Ā Ā Ā Ā Ā Ā Ā Ā Ā
Ā Ā Ā Ā Calon jamaah haji yang datang untuk mengikuti tes kebugaran langsung dipersilahkan untuk melakukan registrasi kemudian calon jamaah haji akan diberi nomor dada untuk memudahkan petugas pada saat pencatatan ketika tes berlangsung. Selanjutnya calon jamaah haji diminta untuk mengisi form PAR-Q (Physical Activity Readiness Questionnaire) sebagai upaya screening apakah peserta layak atau tidak untuk mengikuti tes kebugaran dengan metode rockport. Selanjutnya mengisi informed Consent, yaitu surat pernyataan bersedia/setuju dengan sukarela untuk mengikuti pengukuran kebugaran setelah sebelumnya dijelaskan tentang tujuan diadakannya tes kebugaran. Selain itu, calon jamaah haji juga diukur tekanan darah, nadi serta tinggi badan dan berat badan untuk mengetahui IMT (indeks Massa Tubuh) sebagai salah satu cara untuk mengetahui status gizi seseorang.
Ā Ā Ā Ā Hasil dari tes kebugaran dari calon jamaah haji Kabupaten Landak menunjukkan bahwa calon jamaah haji yang memperoleh hasil tes kebugarannya KURANG ada 12 jamaah, hasil kebugaran CUKUPĀ ada 24 jamaah dan hasil kebugaran BAIK ada 17 jamaah. Dengan hasil tersebut kemudian calon jamah haji akan diberi pembinaan tentang Program Latihan Fisik sesuai kategori hasil tes kebugaran tersebut. Adapun jenis program latihan fisik untuk kebugaran jantung-paru sesuai kategori kebugaran, yaitu:
Ā Ā Ā Ā Ā Ā Ā Ā Ā Ā Ā Ā Ā Ā Ā Ā Ā Ā Ā Ā Ā Ā 


Apa Sih Pemeriksaan Kesehatan Gratis Hari Ulang Tahun Itu??
Yang sakit bisa diobati, yang sehat ga jatuh sakit.
Cek kesehatan GRATIS, senilai 1,5 Juta Rupiah di Puskesmas terdekat mulai Februari 2025. Jangan sampai terlewat untuk ambil kado ulang tahunmu!
Siapa Aja yang Mendapatkan Pemeriksaan Kesehatan Gratis Hari Ulang Tahun Ini?
Usia 0-6 Tahun dan Usia 18 Tahun ke Atas.
Usia 7-17 Tahun Gimana?
Usia ini akan mendapat Pemeriksaan Kesehatan Gratis di sekolah nanti pada tahun ajaran baru (bulan Juli)
Di mana Lokasinya??
Puskesmas terdekat yaaa!!
Jenis Pemeriksaannya Apa Saja?
Pemeriksaan diberikan sesuai dengan kelompok umur, antara lain:
Pemeriksaan Kelainan Bawaan pada Bayi Baru Lahir
Pengukuran Pertumbuhan (Berat Badan dan Tinggi Badan) dan Perkembangan (Bagi Balita)
Pengukuran Tekanan Darah, Gula Darah, dan Fungsi Ginjal)
Pemeriksaan Indera (Mata dan Telinga)
Pemeriksaan Gigi, Jiwa, dan lain-lain
Tahapan Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG)
Ayo manfaatkan layanan Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG).
“Cek Kesehatan Gratis,
Periksa Hari Ini, Sehat di Masa Depan”
#salamsehat
#baragekitahebat
#pkg

Kegiatan Aksi Bergizi di sekolah adalah kegiatan untuk meningkatkan kesadaran remaja usia sekolah dalam mengonsumsi gizi seimbang, aktifitas fisik, dan tablet tambah darah (TTD).
3. Minum TTD bersama untuk remaja putri
4. Penyuluhan tentang pencegahan anemia dan stunting
5.Pemutaran video edukasi
6. Lomba-lomba
7. Pemeriksaan hemoglobin (HB)
8. Penyebarluasan melalui media sosial
